Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Cara Memulai Bisnis Wedding Organizer Agar Cepat Sukses

 

Apa Anda tertarik untuk membuka bisnis wedding organizer? Jika tertarik, peluang usaha tersebut di nilai mempunyai prospek yang sangat besar, lho. Fakta ini karena kebanyakan orang yang akan menikah tidak mau repot dengan semua persiapan pernikahan. Cara memulai bisnis wedding organizer juga tidak terlalu sulit di lakukan.

Sementara itu, peran WO sangat di butuhkan untuk beragam keperluan lain, seperti bisa menjalin kerja sama dengan vendor katering, MUA, dan juga hair stylist. Intinya, tanpa adanya jasa mereka, pernikahan tidak akan berjalan dengan lancar.

Cara Memulai Bisnis Wedding

Nah, jika Anda tertarik membangun usaha wedding organizer, berikut ini adalah tips dan cara memulai bisnis wedding organizer.

1. Mempunyai Tim yang Cekatan dan Solid

Jika Anda ingin memulai bisnis wedding organizer, Anda akan membutuhkan sumber daya manusia yang berbakat dan solid.

Kenapa demikian? Pasalnya, bisnis yang akan Anda tawarkan adalah jasa untuk merancang dan juga mengelola pernikahan yang sesuai keinginan klien. Tanpa adanya kinerja tim yang solid, persiapan pernikahan klien tidak akan bisa berjalan dengan lancar.

Anda sendiri tidak perlu membutuhkan banyak orang untuk menjalankan bisnis ini. Karena, nantinya hanya dengan tim kecil yang tersedia akan menjadi otak untuk bisa menjalankan fungsi selama penyelenggaraan pernikahan. Nantinya, tim harus mampu membangun jaringan, pemasaran, dan juga manajemen keuangan pernikahan, serta tentunya dengan arahan Anda.

2. Harus Membangun Hubungan dengan Vendor dan Pemasok

Cara memulai bisnis wedding organizer yang berikutnya yaitu dengan menjalin relasi dan bekerja sama dengan vendor pernikahan misalnya venue, katering, clothing, makeup, dan fotografi. Semakin banyak vendor yang telah bekerja sama dengan WO Anda, maka akan semakin baik. Dengan demikian Anda akan mempunyai banyak penawaran kepada klien sesuai dengan anggaran mereka.

3. Mengajak Kolaborasi dengan Banyak Mitra

Secara umum, WO yang masih baru terbentuk biasanya akan melibatkan banyak pihak eksternal untuk bisa melengkapi kebutuhan para klien. Sebagai contoh, Anda akan membutuhkan baju pengantin, dokumentasi foto dan video, partner catering, make up, entertainment, toko bunga, ruang resepsi, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, membangun hubungan kerja sama yang baik dengan banyak mitra adalah cara memulai bisnis wedding organizer yang paling di rekomendasikan. Seperti yang telah dijelaskan, tujuannya yaitu untuk memudahkan proses berjalannya suatu bisnis WO, termasuk dengan menentukan konsep pernikahan yang sesuai budget calon pengantin.

4. Membuat Paket Konsep Menarik

Tidak dapat dipungkiri, persaingan dalam bisnis perdagangan saat ini sepertinya tidak pernah ada habisnya. Setiap bisnis pasti mempunyai kompetitor yang bersaing dengan ketat untuk mendapatkan pelanggan yang sebanyak-banyaknya.

Dalam hal ini, para pihak WO biasanya akan menghadirkan penawaran paket konsep yang menarik dan menjadi solusi yang tepat.

Semakin banyak jasa wedding organizer tentunya akan menuntut Anda untuk terus berinovasi dan berani dalam memberikan konsep pernikahan yang unik. Sehingga, mengharuskan Anda agar peka terhadap tren pasar dan menawarkan banyak konsep kreatif.

5. Mulai Menawarkan dari Teman dan Kerabat

Cara memulai bisnis wedding organizer yang selanjutnya adalah dengan menawarkan layanan WO tersebut kepada teman atau kerabat Anda. Tawarkan konsep yang unik dan menarik dengan harga khusus agar tertarik dengan layanan yang telah Anda tawarkan. Perlu diingat juga kepercayaan klien pertama tidak boleh Anda sia-siakan.

6. Promosikan Jasa Offline dan Online

Langkah terakhir untuk bisa membangun bisnis wedding organizer yang sukses adalah dengan mempromosikannya di platform offline dan online. Promosi offline biasanya dilakukan memakai brosur atau pamflet yang akan dibagikan kepada banyak orang.

Namun, Anda juga bisa mempromosikannya secara online dan memanfaatkan promosi di media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, Tiktok dan YouTube. Agar kedua promosi tersebut menjadi lebih menarik, buatlah desain yang unik untuk flyer, brosur, dan postingan Anda.